Selasa, 07 Desember 2010

Sifat Pemalas Dapat Diobati

Ilmuwan menemukan sifat pemalas merupakan unsur genetis turun-menurun. Oleh karena itu, malas dapat diobati dengan menargetkan aktivitas gen tertentu di masa depan. Ilmuwan dari University of California menemukan bahwa
aktivitas tikus di laboratorium pada tingkat tertentu dapat diperbesar dengan pembiakan selektif.


Studi menunjukkan bahwa tikus menyukai semua aktivitas yang diwariskan ke bayi tikus lainnya. Profesor Theodore Garland Jr, ahli biologi sekaligus penulis utama studi ini mengatakan "Temuan kami memiliki implikasi bagi kesehatan manusia. Intervensi kedokteran di masa depan akan membuat orang melakukan kegiatan tertentu secara sukarela.”


Prof Garland dan sejawatnya memulai studi yang muncul di jurnal Proceeding of Royal Society B ini sejak 1993 dengan 224 tikus.[ito-Ellyzar Zachra PB-modf.]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar