Minggu, 15 November 2009

Celah mematikan pada Flash


Salah satu keunggulan para hacker adalah mereka dapat mendeteksi celah pada suatu aplikasi lebih awal. Termasuk tujuh celah berbahaya pada Flash Player yang ditemukan pada ajang hacking. Jika anda pecandu berat Internet dan menggunakan operating system Windows, kemungkinan komputer Anda terdapat celah berbahaya akibat aplikasi Adobe Flash Player yang tidak di-update. Aplikasi Adobe Flash terbaru telah dirilis, memperbaiki tujuh celah yang dapat menjalankan kode .exe berbahaya di sistem Windows. Kode .exe berbahaya dapat dengan mudah dibuat oleh para hacker, kemudian menyebarnya melalui Internet. Adobe telah memperbaiki aplikasi Flash Player dan menambal tujuh celah berbahaya yang biasanya digunakan untuk halaman web interaktif dan iklan online. Adobe mengklasifikasi tambalan Flash Player sebagai “kritis” alias wajib di-upgrade dan menyarankan penggunaya untuk segera mengupdate ke versi terbaru, Adobe Flash Player 9.0.124.0. atau versi yang lebih tinggi, Salah satu celah pada Flash Player adalah yang dimanfaatkan oleh Shane Macaulay pada ajang PWN 2 OWN atau kontes hacking, dan membuat Shane berhasil memenangkan sebuah laptop. Shane, memanfaatkan salah satu dari tujuh celah pada Flash untuk menjebol sistem keamanan pada operating system Windows Vista. Memanfaatkan celah pada software Flash menjadi sangat popular akhir-akhir ini. Dan biasanya para hacker memanfaatkan Flash karena dua alasan, yakni kebanyakan browser Internet, termasuk Opera, Firefox, Safari, dan IE telah menggunakan aplikasi Flash Player dan iklan online yang berisi kode berbahaya dapat mengambil keuntungan dari celah yang terdapat di Flash Player.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar