Minggu, 09 Mei 2010

Privasi Google Buzz

Baru diluncurkan, Google Buzz sudah menuai protes. Beberapa pengguna internet khawatir Google Buzz tidak dapat mempedulikan masalah privasi pengguna. Dalam isu yang dilontarkan oleh Silicon Alley Insider,
dilansir melalui PC World, Google Buzz diprediksi akan menampilkan seluruh kontak milik pengguna, baik kontak yang ada dalam email maupun layanan instant messaging. Buzz akan secara otomatis mulai mem-follow kontak-kontak yang ada dan akan menampilkan daftar tersebut ke publik. Artinya, orang asing pun dapat melihat alamat kontak yang telah dihubungi oleh pengguna BUzz.

"Bayangkan jika ternyata anda bisa menemukan dengan siapa suami anda chatting selama ini. Atau dengan Google Buzz, bisa jadi bos anda akan bisa menemukan alamat email pejabat di perusahaan rival," ujar pihak SAI. Sayangnya, pihak Google belum memberikan komentar terkait isu ini. Namun yang jelas, dalam peluncuran perdananya, Google telah mengumumkan adanya fitur-fitur untuk menangkal penyalahgunaan privasi pengguna Buzz oleh orang lain.


Salah satunya adalah komitmen Google untuk mempublikasikan profil pengguna Buzz sesuai dengan ijin si empunya. Jadi, kebanyakan informasi pengguna Gmail tidak dipublikasikan secara langsung. Bahkan, pengguna dapat mengaktifkan fitur 'unfollow' sehingga mereka tidak akan terkoneksi dengan orang-orang yang tidak diinginkan.Bahkan, sebelum pengguna Buzz memposting pesan mereka untuk dipublikasikan ke publik, Google memberikan pilihan, apakah pesan mereka ingin ditampilkan ke orang yang mem-follow atau hanya ke orang-orang yang di-follow. Intinya, Google diprediksi telah memberikan kenyamanan penuh dalam menggunakan Google Buzz dengan memperkirakan bentuk perlindungan privasi penggunanya.Google Buzz telah diluncurkan sebagai bentuk layanan alternatif untuk menanggulangi maraknya penggunaan Twitter dan Facebook.

Jumat, 07 Mei 2010

Meteorit Lebih Keras dari Berlian

Peneliti yang menyelidiki potongan meteorit mendapat hasil mengagetkan. Batu kristal yang mengandung karbon itu ternyata lebih keras dari berlian yang terbentuk di bumi. “Penemuan terjadi secara tidak sengaja,
tetapi kami yakin bahwa dengan mempelajari meteorit tersebut akan mengarahkan kepada temuan baru dalam sistem karbon,” ujar Tristan Ferroir dari Universitas de Lyon di Prancis.

Ferroir adalah penulis utama dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Sains Bumi dan Planet. Para peneliti menggosok sebuah potongan meteorit Havero kaya karbon yang jatuh ke bumi di Finlandia pada tahun 1971. Ketika mereka kemudian mempelajari permukaan yang dipoles tersebut ditemukan titik penuh karbon yang jumlahnya sangat banyak di bagian permukaan. Temuan itu memberikan petunjuk bahwa area tersebut lebih keras daripada berlian yang digunakan untuk memoles.


“Hal ini sebenarnya tidak mengejutkan,” ujar peneliti berlian Changfeng Chen dari Universitas Nevada di Las Vegas. Dia menjelaskan bahwa beberapa kali selama proses grafit dapat menciptakan bentuk tidak beraturan bentuk zonanya yang tahan terhadap gesekan berlian. Tetapi apa yang kemudian terjadi pada meteorit Havero adalah lapisan grafit terguncang dan panas untuk menciptakan batasan di antara lapisan tersebut.


Tim Ferroir mengambil langkah selanjutnya dan menempatkan kristal tahan berlian di bawah penyelidikan instrumen analisis mineral keras untuk mempelajari bagaimana struktur atomnya terbentuk. Hal tersebut mengantarkan peneliti untuk menemukan fase baru polimorf karbon kristal sebagai salah satu tipe berlian yang diprediksi punah ribuan dekade lalu tetapi kenyataannya tidak pernah ditemukan hingga saat ini. “Struktur baru tersebut sangatlah menarik,” ujar Chen. “Memberikan peneliti beberapa petunjuk, jadi kami dapat mencoba membuatnya di laboratorium dan kemudian menginvestigasinya.”

Kamis, 06 Mei 2010

Google Tingkatkan Kewaspadaan

Serangan yang menimpa Google rupanya meningkatkan kewaspadaan para pengguna internet untuk lebih berhati-hati beraksi di dunia maya. Hal ini dikemukakan oleh ahli keamanan Google Neel Mehta.
Dalam blognya, Mehta menyebutkan serangan ini bukanlah segala hal tentang Google. Mehta telah mengumpulkan berbagai informasi mengenai serangan lain yang pernah terjadi. Dia kemudian mencontohkan, serangan yang menyasar warga Vietnam yang menggunakan virus untuk menginfeksi puluhan ribu komputer di seluruh dunia. Saat ditelusuri, serangan tersebut berasal dari driver komputer berbahasa Vietnam.

Seperti dilansir PC World, Mehta menyebutkan, meski virus itu sendiri tidak merusak, namun nyatanya digunakan untuk tujuan negatif. Infeksi tersebut digunakan untuk memata-matai pengguna, sama seperti serangan yang dilakukan hacker China terhadap Google. "Komputer yang sudah terinfeksi digunakan untuk memata-matai pemilik mereka dan juga menyebarkan serangan DoS melawan blog berisi pesan ketidakpuasan politis," ungkap Mehta.

Sementara itu, CEO McAfee George Kurtz memberikan tanggapan soal ini. Menurutnya, insiden ini menggaris bawahi bahwa tidak setiap serangan dimotivasi oleh pencurian data atau sejumlah uang. "Ini adalah contoh terbaru yang dinamakan 'hacktivisme' yang cenderung dimotivasi oleh kepentingan politik, yang saat ini tengah booming," tandasnya.

Rabu, 05 Mei 2010

Ingin Penjelasan UFO

Penampakan UFO di Inggris termuat dalam berkas yang dikenal sebagai ketertarikan Winston Churcill. Berkas itu terdiri dari 6 ribu halaman periode 1994 hingga 2000. Berkas itu kongruen dengan kejadian pada 1952
yang menunjukkan bahwa Perdana Menteri Inggris Winston Churcill meminta laporan tentang UFO dari sekretaris pertahanan udara. “Apa yang sebenarnya terjadi dengan piring terbang? Apa artinya? Apa kebenarannya?,” tulis laporan tersebut.

Dalam berbagai tanggapan, Churcill diberitahu bahwa penampakkan UFO bisa dijelaskan dengan fenomena yang terjadi di bumi seperti ilusi optik, identifikasi pesawat yang salah, burung, dan balon serta hoax lainnya. Berkas Kementerian Pertahanan Inggris yang paling baru dan belum terklasifikasi itu juga menyebutkan seorang pria di Ebbw Vale selatan Wales, mengklaim mobilnya dikelilingi oleh lingkaran cahaya selama lima menit pada 1997.

Pria yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, sakit di hari berikutnya dan mengalami kondisi perubahan fisik kulit misterius. “Pemandangan pertama adalah terlihat seperti bintang besar bergerak mendekati mobil. Mobil berhenti dan cahaya mobil mati sementara cahaya misterius yang memutari mobil bertahan untuk waktu lima menit,” sebut laporan rahasia polisi. “Pria tersebut berjalan keluar mendekati cahaya yang bersinar sangat terang. Tidak ada suara sama sekali, tidak ada kebisingan pesawat terbang maupun helikopter dan dia merasa sakit dan takut,” tambah laporan polisi.

Laporan lain menyebut seorang polisi mengatakan bahwa dia melihat sebuah benda terbang melayang di Chelsea Football Club Stamford Bridge di barat daya London pada tahun 1999. Sementara seorang pria lainnya di Birmingham, London melihat sebuah segitiga biru berputar-putar di atas tamannya pada dini hari di tahun 1997. Pesawat alien tersebut terbang sangat cepat, meninggalkan jejak kilat putih di ujung penerbangannya.

Seorang ahli UFO, David Clarke dari Universitas Sheffield Hallam di utara Inggris mengatakan persepsi piring terbang telah berubah dalam beberapa dekade terakhir. “Interpretasi kami kemajuan teknologi baru mempengaruhi apa yang orang lihat terbang melayang di angkasa,” ujar Clarke.







Selasa, 04 Mei 2010

Rahasia UFO akan diungkap di Selandia Baru

Ratusan halaman file rahasia penampakan UFO akan dirilis militer Selandia Baru. File itu termasuk penampakan UFO 1979-1984 dan penampakan Kaikoura Desember 1978.
File-file tersebut disimpan oleh lembaga Arsip Selandia Baru dan dipublikasikan bulan ini. Tetapi Angkatan Bersenjata ingin menghapus informasi pribadi untuk mematuhi Privacy Act. "Saat ini kami sedang bekerja untuk membuat salinan file ini, minus informasi pribadi," kata seorang jurubicara Angkatan Pertahanan. "Setelah pekerjaan ini diselesaikan, kami berharap dapat melepaskan semua salinan file UFO, dalam tahun ini."

Cahaya yang terlihat di atas langit Kaikoura pada bulan Desember 1978 telah direkam oleh kru berita Australia. Pesawat yang melacak cahaya itu juga terlihat di radar. Seorang pria yang bekerja di Departemen Perhubungan divisi penerbangan sipil ketika cahaya Kaikoura terlihat mengatakan ingin melihat isi dokumen pemerintah itu. Pria yang tak ingin disebut namanya itu mengatakan dia bekerja di Bandara Internasional Christchurch pada saat itu. Dia melihat pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat dengan tanda-tanda panggilan yang tidak biasa mengawasi daerah itu, dan percaya cerita lengkap mengenai cahaya itu belum diungkapkan secara penuh. "Angkatan Udara AS datang seperti itu dan menghabiskan tiga hari di sini, pasti ada sesuatu yang terjadi," katanya.(Inilah)

Senin, 03 Mei 2010

UFO di Cina

Koran China People Daily melaporkan penduduk menyaksikan obyek terbang tak dikenal antara pukul 08.40 hingga 08.50 malam pada April lalu di Chengdu dan mengambil gambar dengan kameranya.
Berdasarkan keterangan Zhang UFO bercahaya putih itu menyilaukan, namun tidak menimbulkan bunyi apapun. Benda ini tergantung di udara beberapa menit, kemudian berpindah dengan kecepatan lebih rendah dibandingkan pesawat, dan kemudian menghilang. Pelapor menyebut bunyi mesin meteorologi sering muncul pada pukul 8 pagi dan sore hari. Namun tidak pernah ada laporan UFO sebelumnya.(Inilah)

Minggu, 02 Mei 2010

Jangan percaya sms matahari mendekati bumi

Seminggu terakhir ini beredar SMS terkait kenaikan suhu hingga empat derajat. Pesan pendek ini dikaitkan dengan cuaca panas yang dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya.
Benarkah, suhu meningkat sedrastis itu? Peneliti matahari dan antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin yang dihubungi.

Menurut pria yang akrab dipanggil Djamaluddin ini, SMS yang tidak jelas sumbernya itu juga pernah beredar pada April 2009 lalu. Isi SMS itu kira-kira “Dikabarkan besok terjadi kondisi di mana jarak matahari-bumi semakin dekat. Kemungkinan besar radiasinya dapat merusak kulit, terjadi antara jam 8 – 16. Jangan pakai pakaian hitam, sebab penyerapan energi matahari dapat merusak kulit hanya dalam 5 menit.”

Sementara, SMS yang beredar pada April 2010 bunyinya serupa dengan berbagai versi sumbernya: ”Empat hari ke depan jangan pakai baju hitam karena matahari sedang mencapai titik terdekat dengan Bumi. Seluruh wilayah bumi mengalami kenaikan suhu 4 derajat. Berpeluang menyebabkan kanker. Gunakan sunblock dan banyak minum air putih.”

"Informasi tersebut jelas menyesatkan," kata Djamaluddin yang juga menulis masalah ini dalam blognya. Kata dia, orbit bumi mengitari matahari yang sedikit lonjong menyebabkan bumi mendekat dan menjauh dari matahari secara teratur.

Jarak terdekat bumi–matahari (disebut perhelion pada jarak147 juta km) terjadi setiap awal Januari. Dan jarak terjauhnya (disebut aphelion pada jarak 152 juta km) terjadi setiap awal Juli.
"Jadi, bulan April tidak ada fenomena jarak bumi-matahari makin dekat. Dengan demikian informasi lainnya juga tidak benar. Kalau pun bumi berada pada jarak terdekat dengan matahari, radiasinya tidak signifikan variasinya. Jadi tidak ada dampak apa pun," kata dia.

Djamaluddin menduga  ada yang mengaitkan dengan perasaan lebih panas sekitar Maret-April. Padahal fenomena lebih panasnya suhu udara di sebagian besar kota di Indonesia pada Maret-April, tidak terkait dengan jarak bumi–matahari. Data suhu rata-rata di beberapa kota memang menunjukkan dua puncak sekitar Maret-April dan juga September-Oktober.

Hal itu terjadi karena faktor  peralihan angin pada musim pancaroba. Di Indonesia angin Monsun Australia (Juni-Juli-Agustus) yang kering membawa udara dingin dari arah Selatan yang sedang musim dingin, sehingga cenderung saat kemarau relatif lebih sejuk.
Demikian juga saat angin Monsun Asia (Desember-Januari-Februari) yang basah membawa udara dingin dari arah Utara yang sedang musim dingin, sehingga musim hujan juga relatif dingin.

Saat musim peralihan (Maret-April-Mei dan September-Oktober-November) angin cenderung lemah (kecuali angin lokal saat terjadi puting beliung) dan bersifat lokal, sehingga tidak ada efek pendinginan. "Radiasi panas (inframerah) dari permukaan yang terpanasi relatif tidak tersebar. Efek pulau panas perkotaan makin terasa pada musim peralihan ini," kata Djamaluddin. Sumber : TvOne, Vivanews