Tampilkan postingan dengan label Time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Time. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

Partikel Tuhan Ditemukan "Higgs Boson"

Salah satu senior fisikawan CERN mengumumkan, bukti pasti keberadaan ‘Partikel Tuhan’ atau yang biasa disebut dengan Higgs Boson. Ingin tahu? Meski sinyal yang diperoleh tak mendekati standar ketat
para ilmuwan untuk ‘penemuan ilmiah penuh,’ hal ini dirasa cukup bagi ilmuwan di Large Hadron Collider (LHC) CERN untuk meramalkan penemuan ini di 2012.



Sebanyak dua tim terpisah telah melakukan pengujuan independen secara rahasia untuk meningkatkan kebenaran hasil ini di bawah satu pemimpin tim, Fabiola Gianotti. Gianotti mengklaim menemukan tanda Higgs Boson. Menurut fisikawan partikel Stefan Soldner-Rembold dari University of Manchester,



ATLAS dan CMS (dua detektor pemburu Higgs Boson) menunjukkan terobosan penting dalam pencarian partikel ini. Namun, ini belum cukup untuk dinyatakan sebagai penemuan yang sebenarnya”. Meski begitu, Soldner-Rembold mengaku temuan ini luar biasa. Mari kita tunggu kabar selanjutnya. [mor-inilah-modf.]

Sabtu, 03 Maret 2012

Kota Baghdad Pernah Membeku

Di musim panas, suhu di Baghdad mencapai 45C dan di musim dingin mencapai 2C. Namun kitab kuno Arab mengungkap, kota itu pernah membeku seribu tahun silam. Bagaimana? Peneliti Spanyol dari Univerisity of Extremadura
menemukan sumber dari abad 9-10 itu. Sumber itu menyebutkan, salju turun di ibu kota Iraq itu pada 908, 944 dan 1007 yang membuat sungai pun membeku.



Kejadian ekstrem di Baghdad ini akan digunakan membantu para meteorolog lebih memahami iklim saat ini. Petunjuk pola cuaca ini datang dari penulis Al-Tabari (913), Ibn Al-Athir (1233) dan Al-Suyuti (1505) yang semuanya menyebutkan iklim dari waktu ke waktu.


“Dokumen ini menjelaskan, Baghdad kuno ternyata pernah mengalami kondisi langka seperti hujan es disertai angin ribut, sungai yang membeku bahkan salju lebat. Tanda-tanda dingin tiba-tiba ini memastikan adanya penurunan suhu selama abad 10 sebelum periode hangat abad pertengahan,” ungkap pemimpin studi Dr Fernando Dominguez-Castro. [mor-inilah-modf.]

Senin, 16 Januari 2012

Menjelajah tata surya dengan kecepatan cahaya

Pernah membayangkan seperti apa melancong ke tata surya di kecepatan cahaya ? Kini, video menampilkan pengalaman tersebut via hukum relativitas Einstein bisa dicoba. Fisikawan Paul Altin dari Australian National University berhasil
membuatvideo ini dengan kecepatan luar biasa. Tur akan di 18 ribu km di atas Bumi, karena kecepatan sangat ekstrim, warna di tata surya berubah dengan cepat di sekitar kita.


Pesawat virtual ini bergerak 15% dari kecepatan cahaya atau mencapai 160,9 juta km/jam. Altin memaparkan, laut di Bumi berubah hijau, benua menjadi merah dengan latar bintang serta terjadi pergeseran spektrum ke warna merah.


Saat mencapai kecepatan cahaya, segala sesuatu menjadi hanya satu cahaya terang kemudian melambat hingga setengah kecepatan cahaya untuk melihat Mars. Seperti Bumi, warnanya juga berubah menjadi biru terang pada awal kemudian hijau dan oranye kemudian hitam. Untuk merasakan bagaimana pengalaman tersebut, saksikan videonya dibawah ini. [mor-inilah-modf.]

Minggu, 08 Januari 2012

Perubahan Waktu Dunia 2012

Cara manusia menjaga waktu saat ini tidaklah sempurna. Hal ini menyebabkan banyak masalah di komunitas modern. Namun, ilmuwan akan menyempurnakannya pada 2012. Bagaimana? Ilmuwan di International Bureu of Weights and
Measures di Paris, Prancis, mempertimbangkan menghapus bulan depan. Hal ini dilakukan untuk mengubah cara manusia menyebut waktu yang kebanyakan orang tak mengetahui keberadaannya. Ilmuwan ini berencana menghapus ‘lompatan detik’ dari Coordinated Universal Time (UTC). Kebanyakan orang menyadari adanya lompatan tahun yang akan ada hari ekstra seperti pada akhir Februari yang terjadi tiap empat tahun sekali untuk menyesuaikan dengan rotasi tahunan Bumi.



Namun, lompatan detik memiliki dampak jauh tak terduga, yakni menambahkan detik pada jam dalam pola yang tak prediksi. Hal ini disebabkan pelambatan perlahan rotasi Bumi akibat pasang surut samudera atau daya tarik Bulan. Sederhananya, sejak dulu, kita harus menghentikan jam selama beberapa detik agar rotasi Bumi bisa sesuai pengukuran waktu. Menghapuskan gangguan kecil ini dapat memastikan tak adanya berhentinya waktu secara mendadak.[mor-inilah-modf.]

Jumat, 25 November 2011

Jelajah Masa Lampau Bersama Google

Melihat kembali foto-foto masa lalu dan membandingkannya dengan masa kini bisa membuat orang terkagum-kagum pada perubahan yang terjadi. Kini Anda bisa menjelajahinya. Gagasan ‘kini dan lalu’ membuat
Google Streetmap of History’ hal tersebut bisa menjadi nyata. Memanfaatkannya, kini orang bisa kembali ke masa lampau dan melihat seperti apa kondisi suatu tempat di rentang 10, 20 atau bahkan 100 tahun lalu.







Berkat aplikasi ini, pengguna bisa ‘menempel’ foto pada peta untuk mengetahui bagaimana dunia berubah sejak foto diambil dan membaca kisah di balik wilayah itu. Artinya, misalnya, orang bisa melihat seperti apa Monas sebelum seperti saat ini. CEO perusahaan nirlaba ‘We Are What We Do,’ Nick Stanhope, mengatakan, “Semua orang punya sejarah. Bisa dari 10 tahun lalu atau bahkan generasi lalu. Ada jutaan arsip lokal dan sejarah nasional di dunia yang bisa dibuka untuk global agar bisa dinikmati semua orang”.








Tak hanya itu, orang bisa belajar dari sejarah itu dan menggunakannya untuk membangun pemahaman yang lebih baik pada dunia. Sejauh ini, proyek ini terbilang sukses di mana lebih dari 600 ribu orang menggunakan situs ini tiap bulan dan 60.584 foto, video, klip audio dan kisah telah terunggah. Akses di historypin. [mor-inilah-modf.]

Rabu, 27 Juli 2011

Sabotase Dari Masa Depan LHC

LHC (Large Hadron Collider) adalah sebuah mesin raksasa yang dibuat oleh para ilmuwan jenius di CERN yang dirancang untuk memecahkan partikel yang diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan
dalam fisika kuantum. Mesin yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang 27 km dan terletak di kedalaman 175 meter di bawah tanah perbatasan Perancis-Swiss. Subjek pemecahan partikel ini telah menarik perhatian para ilmuwan dan penggemar science fiction di seluruh dunia mengingat eksperimen ini juga dipercaya dapat menciptakan lubang hitam mini yang sering dianggap sebagai cikal bakal mesin waktu, walaupun dibantah oleh beberapa fisikawan ternama seperti Michio Kaku. LHC ini juga sempat diangkat dalam novel Dan Brown berjudul Angels and Demons.



Sedangkan CERN adalah organisasi penelitian nuklir Eropa yang bermarkas di Jenewa yang didirikan pada tahun 1954. Fasilitas yang mereka miliki merupakan laboratorium penelitian partikel terbesar di dunia. Saat ini organisasi ini mempekerjakan hampir 8.000 ilmuwan jenius yang mewakili 580 universitas yang berasal dari 80 negara. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui kalau internet pertama kali ditemukan oleh CERN pada tahun 1989. LHC mengalami pemanasan yang berlebihan di beberapa bagian setelah sebuah potongan kecil Baguette (sejenis roti) mendarat di sebuah peralatan yang ada di permukaan tanah tepat di atas cincin akselerator. Dr Mike Lamont, kordinator mesin LHC, mengatakan bahwa potongan kecil baguette itu yang dipercaya dijatuhkan oleh seekor burung yang lewat telah menyebabkan suhu magnet superkonduktor naik dari -271.1 C menjadi -265 C, yaitu titik dimana magnet itu berhenti berfungsi.


Dalam teori, jika LHC beroperasi secara penuh, peristiwa ini dapat menjadi bencana besar. Namun menurut para ilmuwan, mereka telah menyediakan sistem keselamatan yang memadai yang dapat mematikan mesin secara otomatis sebelum suhu naik lebih tinggi. Pemecahan partikel penuh direncanakan akan dimulai lagi pada pertengahan bulan ini. Apabila beroperasi, LHC akan menembakkan proton dan ion timah yang akan bergerak menyusuri rute berbentuk lingkaran dengan kecepatan yang hampir menyamai kecepatan cahaya. Proton dan Ion timah tersebut mengandung energi setara dengan kereta super cepat yang bergerak dengan kecepatan penuh. Tahun lalu, mesin seharga 10 miliar dolar Amerika ini justru menjadi rusak setelah energi super besar ini menjadi tidak terkontrol dan menyebabkan kebocoran gas helium.



Kerusakan beruntun yang dialami oleh LHC telah menyebabkan sebagian ilmuwan berspekulasi bahwa mesin ini telah disabotase oleh partikel lintas waktu mereka sendiri yang datang dari masa depan. Pendapat ini mirip dengan film terminator dimana seorang robot diutus untuk membunuh cikal bakal pemimpin pemberontakan masa depan. Namun eksperimen CERN ini ternyata tidak mendapat kata sepakat di kalangan ilmuwan. Menurut sebagian ilmuwan, jika lubang hitam mini tercipta, dan terjadi sesuatu yang diluar perhitungan, bisa saja lubang hitam tersebut menjadi membesar tanpa terkendali dan menelan apa saja yang berada di dekatnya. Dengan kata lain, Kiamat ! Seperti yang kita ketahui, lubang hitam memiliki gaya gravitasi super kuat sehingga bahkan cahayapun ditelan olehnya. Karena itu di sejumlah negara di Amerika dan Eropa, beberapa ilmuwan telah mengajukan gugatan hukum agar CERN menghentikan usahanya untuk memecahkan partikel. Apakah mungkin seekor burung dikirim dari masa depan untuk menggagalkan usaha CERN ?? Hmm..paling tidak ia tahu sekali dimana harus menjatuhkan rotinya supaya mesin tersebut rusak. [pangkalan-unik-modf.]


Senin, 23 Mei 2011

Ilmuwan Berhasil Pindahkan Cahaya

Memindahkan obyek dengan teleportasi seperti dalam fiksi ilmiah ruang angkasa ternyata sudah dilakukan ilmuwan meski sebatas memindahkan seberkas cahaya. Teleportasi terkait dengan sifat dua partikel yang dapat
disatukan sekalipun terpisah jauh. Kedua partikel dapat berkomunikasi secara instan.




Untuk melakukan teleportasi cahaya, para peneliti yang dipimpin Noriyuki Lee dari Universitas Tokyo menghancurkan partikel di satu tempat dan menciptakan kembali di lokasi lain. Ini mirip dengan proses teleportasi dalam film Star Trek yang menampakkan alat teleportasi memindai seseorang, atom demi atom, menghancurkan, dan kemudian membangun kembali orang dengan pola sama.



Lee dan tim memindahkan cahaya dengan “mengaitkan” satu paket cahaya dengan separuh partikel lain, kemudian menghancurkan. Partikel yang tersisa merekam “hubungan” dengan partikel lain tadi, termasuk informasi tentang cahaya sehingga memungkinkan peneliti untuk membangun kembali cahaya dengan konfigurasi persis di tempat lain. [todaypos, wahw33d - modf.]

Minggu, 17 April 2011

Bongkar Rahasia Mesin Waktu

Mesin waktu dianggap sebagai produk fiksi ilmiah. Namun ilmuwan mengklaim menemukan rahasia perjalanan masa depan dengan kehebatan Large Hadron Collider. Pemukul atom terbesar atau Large Hadron Collider (LHC) yang berbasis
di bawah tanah Jenewa, Swiss, dipercaya memegang kunci keberadaan mesin waktu. Teorinya adalah pukulan keras atom terbesar di dunia bisa melepaskan Higgs singlet, partikel yang dapat muncul sebelum tumbukan. Teori membingungkan itu menjadi kunci masuk ke dimensi lain. Higgs singlet berkaitan dengan partikel lain yang belum ditemukan, Higgs boson. Partikel yang juga dijuluki ‘Partikel Tuhan’ itu diyakini sangat penting bagi pembentukan alam semesta setelah Big Bang.



Mengenai Higgs singlet, fisikawan mengatakan temuan itu juga membantu penjelasan pengiriman pesan ke masa lalu maupun masa depan, tulis laporan Life Science. "Teori kami merupakan perjalanan panjang namun tidak melanggar hukum fisika atau kendala eksperimental," ujar fisikawan Tom Weiler dari Vanderbilt University. Tertulis di situs penelitian arxiv.org, Weiler dan koleganya, Chui Man Ho menjelaskan bahwa kemampuan Large Hadron Collider menciptakan Higgs boson maka Higgs singlet juga muncul di saat yang sama.


Untuk membuktikan teori itu, tim membutuhkan kemampuan LHC menunjukan bukti partikel Higgs singlet yang muncul di waktu yang sama. Jika ini terjadi, partikel itu bisa pula menembus dimensi lain. Teori partikel Higgs mampu berpindah dimensi dikenal dengan M theory. Ini memegang kunci keberadaan ‘empat membran dimensi’ yaitu tiga dimensi ruang dan satu dimensi waktu, yang mengapung di 10-11 dimensi alam semesta. “Karena perjalanan waktu terbatas pada partikel khusus maka tidak mungkin bagi seorang manusia untuk kembali ke masa lalu dan membunuh orangtuanya sebelum dia lahir, misalnya. Namun, jika ilmuwan mampu mengendalikan partikel Higgs singlet, ilmuwan mampu mengirim pesan ke masa depan atau masa lalu,” kata Weiler lagi. [mor-inilah-modf.]


Selasa, 09 November 2010

Manusia Yang Berasal Dari Tahun 2256

Para penggemar science fiction dan misteri mungkin sudah pernah mendengar nama John Titor, seseorang yang mengaku berasal dari tahun 2036. Sekarang, seorang pria lain mengaku bahwa ia berasal dari
tahun 2256, dan ia dapat membuktikannya. Pada tanggal 28 Januari 2003, Seorang pria bernama Andrew Carlssin digiring oleh FBI atas permintaan SEC (Security and Exchange Commission) untuk diinterogasi atas kecurigaan melakukan insider trading. Kecurigaan itu bermula ketika SEC mengetahui bahwa Carlssin berhasil meningkatkan portfolionya senilai $800 menjadi $350.000.000 hanya dalam dua minggu. Ia menaruh portfolionya pada 126 keputusan trading yang berisiko tanpa sekalipun gagal. Bertahun-tahun, para trader terhebat di Wall Street mengalami kerugian besar akibat volatilitas pasar yang luar biasa. Jadi ketika Carlssin mengalami keuntungan luar biasa dari 126 keputusan trading, para trader menjadi curiga.


Dalam interogasinya di hadapan FBI, Carlssin yang berusia 44 tahun memberikan penjelasan yang luar biasa bagaimana ia mendapatkan kekayaannya tersebut. Ia mengakui bahwa ia berasal dari tahun 2256. FBI mengatakan,”Kita masih berusaha untuk mengorek sumber orang dalamnya dalam melakukan trading. Ia akan tetap berada di penjara sampai kita memperoleh informasi tersebut.” Selama empat jam interogasi, Carlssin mengatakan bahwa ia adalah seorang time traveller, seorang yang berasal dari tahun 2256. Ia berkata,”aku tidak dapat menahan diri, padahal aku telah berusaha untuk kelihatan natural, dengan membuat diriku rugi sedikit disini, sedikit disana. Namun kelihatannya aku terhanyut dengan suasana.”


Carlssin mengakui bahwa ia datang dari tahun 2256 dimana pengetahuan tentang volatilitas pasar saham adalah sesuatu yang biasa sehingga setiap orang yang mengetahui sejarah pasar saham dapat mengambil keuntungan darinya. Untuk membuktikan pengakuannya, Carlssin memberikan prediksinya tentang tanggal pasti invasi Amerika ke Irak, dan ia memberikan tanggal yang tepat. Carlssin juga menawarkan untuk memberi tahu lokasi Osama Bin Laden dan obat penyembuhan bagi AIDS. Yang dia inginkan hanyalah dilepaskan dan dibiarkan kembali ke mesin waktunya. Ketika ditanya, Carlssin menolak untuk memberitahu lokasi mesin waktunya atau mendiskusikan cara kerjanya karena takut teknologi itu dapat jatuh ke tangan yang salah. Tentu saja FBI tidak begitu saja mempercayai cerita Carlssin. Namun sebuah sumber dari SEC mengakui bahwa tidak seorangpun yang dapat melacak asal-usul Carlssin sebelum Desember 2002. Seakan-akan Carlssin tidak pernah ada sebelum itu. Namun, cerita tentang Carlssin tidak berhenti sampai disitu. Kisah Carlssin tiba-tiba saja menghilang dan tidak pernah diungkit lagi. Demikian pula keberadaannya. Tidak ada media yang meliputnya kembali. SEC dan FBI bahkan kemudian menyangkal bahwa mereka pernah menangkap Carlssin. Pengacaranya mengatakan bahwa Carlssin harusnya menemui dia untuk acara dengar pendapat di pengadilan pada tanggal 2 April 2003, namun ia tidak muncul, hilang begitu saja.

Cerita tentang Carlssin yang mengklaim berasal dari masa depan ini bermula dari berita di tabloid Weekly World News tanggal 25 Februari 2003, yang kemudian dikutip oleh media-media terkemuka seperti Yahoo news. Dalam artikel susulan tanggal 29 April 2003, Weekly World News menulis bahwa mereka berhasil mewawancarai Carlssin via telepon dan Carlssin berkata bahwa ia sedang berada di Toronto dan sedang menyiapkan sebuah perusahaan yang akan go public pada tahun 2007. Carlssin mengakui bahwa pada tanggal 29 Maret 2003, ia dilepaskan oleh FBI atas kebaikan hati dari seseorang yang tidak dikenal yang memberikan uang jaminan senilai 1 juta dolar. Pada saat ditangkap tahun 2003, Carlssin berusia 44 tahun. Namun Carlssin mengatakan bahwa hingga saat ini, ia tidak bertambah tua sedikitpun. Ketika ditanya apa yang ia lakukan selama tahun-tahunnya yang hilang, ia menjawab ,”No Comment.” Dan soal kehebohan yang ditimbulkannya, Carlssin berkata,”Waktu adalah segalanya dan segala sesuatu terjadi sesuai waktunya. Aku disini sekarang. Jadi inilah waktuku."



Banyak orang hingga kini tidak mempercayai bahwa seseorang dapat melakukan perjalanan lintas waktu atau time travel. Namun para ahli fisika tidak sependapat dengan mereka. Para mahasiswa di MIT (Massachusets Institute of Technology) - salah satu universitas Iptek terbaik di dunia pernah mengadakan konvensi fisika dengan mengundang semua orang yang mengklaim berasal dari masa depan. Einstein dan Hawking, dua dari fisikawan terbesar sepanjang masa percaya bahwa manusia dapat mengadakan perjalanan lintas waktu. Bahkan Einsteinlah yang sebenarnya memulai ide tentang perjalanan waktu dengan teori relativitasnya. Dibelahan bumi lainnya, tepatnya di Jenewa, CERN - sebuah organisasi fisika nuklir Eropa sedang melakukan eksperimen membuat lubang hitam mini yang dapat diaplikasikan untuk perjalanan lintas waktu. Dan CERN tentu saja bukan organisasi sembarangan mengingat merekalah yang menemukan Internet (World Wide Web). John titor, salah seorang misterius yang mengaku berasal dari tahun 2036 mengaku bahwa ia datang dari masa depan lewat dua lubang hitam mini. Tidak cukup sampai disitu, Ronald Mallet, seorang profesor fisika dari Universitas Connecticut telah menggunakan persamaan Einstein dan sinar laser untuk menciptakan mesin waktu. Bahkan Prof Mallet memprediksikan bahwa dalam 10 tahun ini, manusia sudah dapat menemukan mesin waktu yang dapat digunakan untuk perjalanan lintas waktu.

Time Machine CERN
Menyangkut kisah Carlssin, beberapa kecurigaan mulai timbul bahwa cerita ini adalah murni rekayasa Weekly World News, mengingat tabloid ini biasa memberitakan kisah-kisah yang aneh dan diragukan kebenarannya. Namun sampai sekarang, tidak pernah ada klarifikasi dari tabloid tersebut mengenai benar tidaknya berita tersebut. FBI dan SEC telah menyangkal berita tersebut dan mengatakan bahwa kisah itu adalah murni gurauan. Apa yang mungkin menguatkan dugaan ini adalah sulitnya untuk menemukan foto Andrew Carlssin di internet. Setelah mencari-cari, saya dapat menemukan guntingan koran mengenai kisah ini dan didalamnya ada foto Andrew Carlssin. Kemudian foto ketika ia digiring oleh FBI.

Klik untuk memperbesar Gambar


Itupun hanya menunjukkan foto yang tampak dari belakang. Namun, apabila kisah ini adalah sebuah gurauan, seharusnya sudah ada klarifikasi dari tabloid yang bersangkutan atau klasifikasi dari pria yang fotonya ada di guntingan koran diatas. Sampai saat ini, tidak ada klarifikasi tersebut. Mereka yang menyebut kisah ini gurauan, tidak pernah memberikan bukti yang memadai. Jadi bagi saya, kisah ini masih merupakan misteri yang terbuka. [wahw33d-modf.]